Main Article Content
Abstract
Kemampuan matematis siswa SMP Negeri di kecamatan Lubuk Begalung Padang khususnya kemampuan komunikasi matematis masih rendah. Hal ini terjadi karena pembelajaran terpusat pada guru dan siswa hanya menghafal cara penyelesaian soal sesuai dengan yang dicontohkan guru. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah melakukan penelitian dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe TGT. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah kemampuan komunikasi matematis siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran TGT lebih tinggi daripada siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional; baik bagi siswa berkemampuan awal tinggi, sedang, maupun rendah. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri di kecamatan Lubuk Begalung Padang dengan siswa kelas VIII D SMPN 24 Padang sebagai kelas eksperimen serta kelas VIII E sebagai kelas kontrol. Data diperoleh dari hasil tes kemampuan awal dan tes akhir berupa soal komunikasi matematis. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji-t dan uji Mann-Whitney-U. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, diperoleh kesimpulan, yaitu kemampuan komunikasi matematis siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT lebih tinggi daripada menggunakan pembelajaran konvensional; baik bagi siswa berkemampuan awal tinggi, sedang, maupun rendah.
Article Details

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.