Main Article Content
Abstract
Sekolah menempati posisi amat strategis dalam upaya membangun dan mengembangkan karakter anak. Berbagai tantangan dihadapi sekolah untuk membumikan gagasan pendidikan karakter. Aktivitas mengajarkan ilmu tentang karakter masih dominan dilakukan daripada mendidik karakter. Konsekuensi logisnya, beragam perilaku buruk masih kerap terjadi di lingkungan sekolah. Tak adanya pengejawantahan nilai-nilai karakter dalam proses pembelajaran di kelas dan budaya sekolah, inkonsistensi penerapan pendidikan karakter dalam kehidupan sekolah, serta miskinnya keteladanan dari orang dewasa (kepala sekolah, orangtua, guru, dan pemangku kepentingan pendidikan) ditengarai menjadi penyebab gagalnya pendidikan karakter di sekolah. Karakter itu urgen, tapi mulai darimana?
Article Details

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.