Main Article Content

Abstract

Makalah ini bertujuan untuk mejelaskan tentang peran seorang guru dalam mengembangkan sikap peduli sosial siswa di Sekolah Dasar. Sikap dan tindakan yang selalu ingin memberi bantuan perlu dikembangkan pada diri anak, terutama anak di tingkat sekolah dasar. Peduli sosial perlu dikembangkan agar anak tidak memiliki sifat negatif, seperti acuh tak acuh, individualisme, masa bodoh terhadap masalah sosial, pilih-pilih teman dan lunturnya budaya gotong royong. Peduli sosial adalah sikap dan tindakan yang selalu ingin memberi bantuan pada orang lain dan masyarakat yang membutuhkan. Dari sinilah kepedulian sosial menuntut kepada setiap individu agar mampu memperhatikan lingkungan tempat tinggalnya atau masyarakat. Peduli sosial pada anak bisa diartikan sebagai sikap mampu memahami kondisi orang lain sesuai dengan pandangan orang lain tersebut, bukan sesuai dengan pandangannya sendiri. Pemahaman sikap ini harus dengan latihan-latihan dengan cara anak dihadapkan pada situasi nyata. Latihan-latihan ini tentunya memerlukan sosok seorang guru untuk mendampinginya.Cara guru dalam mengembangkan sikap peduli sosial adalah dengan menginterasikannya ke dalam mata pelajaran dengan memperhatikan beberapa hal, yaitu: (1) harus disesuaikan dengan materi pelajaran, (2) penggunaaan proses/metode mengajar yang tepat, (3) memilih bahan ajar yang sesuai dengan materi pelajaran dan sikap peduli sosial yang ingin dikembangkan (gotong royong, tolong menolong, suka memberi atau empati), dan (4) harus memilih media pembelajaran yang tepat. Selain itu, peduli sosial juga bisa dikembangkan melalui keteladanan. Guru sebagai model bagi siswanya sudah sepatutnya menjadi contoh yang baik untuk siswanya. Cara ini dianggap paling berhasil dalam upaya mengembangkan sikap peduli sosial.

Article Details

How to Cite
A. Budiyanto. (2016). PERAN GURU DALAM MENGEMBANGKAN KEPEDULIAN SOSIAL SISWA DALAM KEGIATAN PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR. Jurnal Pendidikan Dompet Dhuafa, 6(02), 16-20. Retrieved from https://ojs.pendidikandd.org/index.php/JPD/article/view/95